Pemuda Miskin Ini Tak Punya Biaya Transport Untuk Mencari Pekerjaan, Seorang Tetangga Baiknya Kemudian Memberinya 5 Juta, Tiga Tahun Kemudian Dia Menghadiahkan Sebuah Mobil Mewah Untuknya

Sebuah kisah yang memberikan energi positif, simak selengkapnya berikut ini.
Wang Chuan berasal dari sebuah keluarga miskin, sang ibu tidak bisa mengerjakan pekerjaan berat, ditambah dengan jantungnya yang lemah, sehingga hanya bisa melakukan pekerjaan lain semampunya untuk menambah penghasilan keluarga.

Sementara sang ayah terpaksa bekerja di luar daerah untuk menafkahi keluarga dan biaya sekolah anak-anaknya.

Wang Chuan yang berusia 19 tahun ini sebenarnya akan kuliah di universitas biasa, namun mengingat ayahnya yang susah payah harus menanggung beban hidup keluarga, dia pun secara diam-diam tidak melanjutkan kuliahnya dan bekerja tanpa sepengetahuan orangtuanya.

ILUSTRASI. (Internet)

Karena tidak ada tabungan apa pun di rumah, Wang Chuan lalu menemui Da wei, tetangganya sambil membawa tas kain berisi beberapa potong pakaiannya. Saat itu, Da wei terlihat sedang menyapu di halaman rumahnya.

“Hei, mau kemana kamu bawa tas segala?” tanya Da wei penasaran melihat Wang Chuan menemuinya sambil membawa tas.

“Abang kan tahu aku gagal diterima di universitas, apalagi abang juga tahu dengan kondisi keluargaku, aku mau mengadu nasib saja di kota,” Sahut Wang Chuan pada Da wei yang dipanggilnya abang.

“O ya bang! Bisa bicara sebentar?” tanya Wang Chuan malu-malu.

“Sesama saudara tak perlu sungkan, katakan saja tidak perlu malu-malu!” kata Da wei.

“Bang, bisa tolong pinjam 500 ribu, aku mau cari kerja di kota, tak punya biaya transport,” kata Wang chuan pelan seakan berbisik.

“Ok, tidak masalah, tunggu sebentar aku ambil dulu,” kata Da wei tanpa banyak tanya lagi.

Da wei mengambil 5 juta, dan kebetulan dilihat oleh isterinya yang segera bertanya, “Da wei, untuk apa uang sebanyak itu?” tanya isterinya heran.

“Xiao Chuan mau pinjam, dia lagi butuh uang sekarang, kalau bisa bantu ya kita bantu saja, apalagi dia dan aku sudah seperti saudara sejak kecil main bersama,” Kata Da wei mencoba menjelaskan.

“Tapi itu kan uang untuk biaya sekolah anak kita, kalau kamu berani meminjamkannya, kita cerai saja!” kata isterinya marah lalu masuk ke dalam.

Da Wei hanya menghela napas, lalu keluar dari kamar dan memberikan 5 juta itu kepada Wang Chuan sambil berpesan, “Hati-hati di luar sana, apalagi tidak punya teman di tempat baru, nih kamu bawalah uang ini!” kata Da Wei penuh perhatian.

“Bang, aku hanya perlu 500 ribu, tidak perlu begitu banyak,” kata Wang Chuan.

“Ambil saja! Meski kondisi (ekonomi) abang sendiri juga tidak begitu baik, tapi uang yang tidak seberapa ini abang masih sanggup mencarinya. Jangan lupa nanti kasih kabar kalau sudah stabil di sana ya, supaya abang tenang!”pesan Da Wei pada Wang Chuan, teman sepermainannya sejak kecil yang sudah diangapnya seperti saudara.

Singkat cerita, tiga tahun kemudian, Wang Chuan yang ulet dan rajin berhasil merintis karirnya di kota, berkat usaha dan kerja kerasnya, dia sukses mengelola bisnisnya yang terus berkembang pesat dan menjadi pengusaha muda.

Suatu hari, Xiao Chuan pulang ke desa dengan Mercedes-Benz-nya, dan langsung menuju ke rumah Da wei, saat itu tampak Da wei sedang memberi makan kambingnya di rumah.

“Bang! Abang, aku sudah pulang!” kata Wang Chuan penuh semangat.

“Xiao Chuan? Ah, kamu ini keterlaluan juga tiga tahun tidak ada kabar sama sekali! Kamu gak tahu ya kalau abang juga khawatir!” Keduanya berpelukan dengan penuh haru.

“Maaf bang, aku yang salah.”

“Ya sudahlah, bagaimana sekarang, sepertinya sudah makmur ya, sampai membawa Mercedes-Benz terbaru!” kata Da wei sembari bercanda dan tertawa gembira.

ILUSTRASI. (Internet)

Sambil ngobrol di halaman rumah Da wei, Wang Chuan mengambil kunci Mercedes-Benz dari sakunya dan menyerahkannya kepada Da Wei sambil berkata, “Bang, mobil ini untukmu! Ambillah!”

Tak disangka, Wang Chuan tak pernah melupakan budi baik Da wei yang tulus dengan menghadiahkannya sebuah mobil mewah.

“Kita ini sudah seperti saudara sejak kecil, jadi tidak ada istilah budi membudi,” kata Da wei.

ILUSTRASI. (Internet)

Tak lama kemudian, Wang Chuan menyerahkan lagi sebuah kunci pada Da Wei, “Bang, aku telah menyiapkan sebuah rumah di kota untukmu, ini kuncinya, sebaiknya abang dan isteri abang tinggal di kota saja!”

Da wei memegang kunci rumah dari Wang chuan sambil meneteskan air mata, lalu berkata, “Xiao Chuan, terus terang saja, waktu aku memberimu 5 juta ketika itu, isteri abang mengancam akan bercerai denganku, jadi ya sekarang seperti yang kamu saksikan…”

 

Sumber  : http://www.erabaru.net/

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *