Anak laki-laki 10 Tahun Ini Mengambil Sayuran Liar dan Menjualnya ke Pasar Sebelum Sekolah, Para Pembeli pun Tak Bisa Berbuat Apa-apa Selain Memujinya

Anak-anak dari keluarga miskin biasanya lebih cepat dewasa. Seorang anak laki-laki bernama Tintin yang tinggal di Zunyi, Guizhou, Tiongkok , ini hanyalah salah satu contoh yang membuktikan bahwa pernyataan ini benar.

Orangtua Tintin bekerja di kota dan dia tinggal bersama neneknya di rumah. Nenek Tintin sangat tua dan sakit. Tintin yang berusia sepuluh tahun harus bertanggung jawab merawat neneknya.

Tintin punya dua adik di rumah, seorang laki-laki dan seorang perempuan. Ia mengambil tanggung jawab untuk merawat mereka karena menganggapnya sebagai kewajiban anak tertua yang harus dilakukan.

Tintin selau pergi ke perbukitan untuk memetik sayuran liar dan menjualnya di pasar untuk mendapatkan penghasilan tambahan bagi keluarganya.
Hari ini Tintin menemukan seikat sayuran liar dan memetiknya hingga cukup untuk memenuhi sebuah kotak besar.

Ia akan membawa sayuran tersebut ke pasar dan menjualnya sebelum pergi ke sekolah.

Banyak ibu rumah tangga dan nenek yang akan bertanya: “Berapa harga sayuranmu?” Tintin akan dengan senang hati mengatakan harganya.


Awalnya Tintin akan menjual hasil sayur yang dipetiknya sepulang sekolah di pojok pasar tapi dagagnnnya tidak terjal dngan baik hingga dia memutuskan untuk menjualnya di pagi hari. Dia akan menjual sayurannya dan langsung pergi ke sekolah.

 

Awalnya Tintin merasa gugup karena dia takut sayurannya tidak menarik perhatian siapa pun. Lalu dua ibu rumah tangga datang dan bertanya berapa harga sayuran yang dia jual.

Tintin dengan senang hati memberi tahu harganya pada mereka .

Tintin menggunakan skala batang untuk menimbang sayurannya. Dia akan menimbangnya dengan hati-hati dan cermat tapi karena dia baru berdagang, Tintin tidak begitu ahli saat menggunakannya.

Para ibu rumah tangga akan menunggu dengan sabar agar Tintin menimbang sayuran mereka dan kemudian membayarnya.
Ibu rumah tangga juga memuji Tintin karena menjadi anak yang rajin dengan bersedia membantu menambah penghasilan keluarganya.

Seorang ibu rumah tangga yang berpakaian bagus membeli beberapa sayuran dari Tintin dan ingin memberinya 2 Yuan tambahan tapi dikembalikan oleh Tintin.

Ibu rumah tangga tersebut berkata: “Jangan khawatir, simpan dan beli sesuatu yang enak untuk dimakan.”


Tintin tidak dapat menerima kemurahan hatinya dan benar-benar mengembalikan uang itu kepadanya. Dia mengatakan berdagang harus adil. Ketika seseorang datang dan membeli barangnya, dia sudah lebih dari senang.

 

Ibu rumah tangga itu tersenyum dan memuji Tintin karena telah menjadi anak yang baik dan jujur.
>
Seorang ibu rumah tangga setengah baya juga ingin memberi sedikit uang tambahan kepada Tintin sehingga dia mengemukakan gagasan lain dan berkata: “Jual lebih mahal ke saya sedikit lagi. Gunakan uang lebih itu untuk membeli beberapa makanan ringan yang baik, tidak hanya untuk dirimu sendiri tapi juga adik-adikmu.”

Setelah mengatakan demikian, dia mengambil banyak sayuran liar Tintin.

Tintin dengan bersemangat bertanya kepada ibu rumah tangga: “Mengapa Anda membeli begitu banyak sayuran?”


Ibu rumah tangga itu tersenyum dan menjawab: “Saya memiliki keluarga besar dan saya perlu membeli banyak sayuran sehingga kita akan cukup makan.”

Tintin mengepak sayuran dengan penuh semangat dan menimbangnya. Ibu itu memberi Tintin 100 Yuan dan berkata: “Ambil kembaliannya.”

Tintin berkata, “Tidak, itu terlalu banyak. Saya perlu memberi kembalian Anda. ”

Ibu itu memasukkan uang itu ke dalam kotak Tintin dan segera pergi. Tintin dengan cepat mengejar dan memberi uang kembalian kepada ibu tersebut: “Ini uang kembalian Anda.”
Mata ibu itu tampak merah dan air mata terlihat membayang di matanya. Dia merasa bahwa anak laki-laki ini jauh melampaui usianya dibandingkan dengan anak-anaknya yang akan bermain video game sepanjang hari.

Tintin adalah anak laki-laki yang sangat dewasa dibandingkan dengan sebagian besar anak seusianya yang dimanjakan oleh orang tua mereka.(iin/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Sumber : http://www.erabaru.net/

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *